“lomba inovasi daerah IGA Kota Kotamobagu, tidak hanya sekedar mencari pemenang atau siapa yang terbaik, tetapi diharapkan dapat melahirkan berbagai ide dan gagasan kreatif untuk memperkuat pembangunan ekosistem riset dan inovasi di daerah”, ujar Noval.
Noval juga menekankan bahwa dengan inovasi berbagai tantangan dan isu aktual yang dihadapi sekarang ini dapat diselesaikan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik pemerintah.
Sementara itu, Profesor Herie Saksono sebagai Ketua Tim Juri memberikan review pelaksanaan lomba. Herie menjelaskan bahwa indikator penilaian kali ini cukup berat dan berbobot, akan tetapi peserta sangat antusias memberikan pemikiran terbaik sehingga terbangun dialektika bersama dalam berargumentasi.
“Beberapa titik tekan keberhasilan dalam siklus tujuh tahun pelaksanan IGA Kotamobagu, yaitu kualitas inovasi semakin baik, berdampak masif kepada masyarakat dan harapannya inovasi perangkat daerah terus diperbaiki dan dirapihkan, karena itulah sejatinya inovasi”, ujar Herie.
Pada acara penutupan ini, Kepala Bappelitbangda Retna Sari Damopolii, ST., ME. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para inovator baik masyarakat umum maupun perangkat daerah yang telah menunjukkan semangat berinovasi, telah membagi waktu untuk berpartisipasi, dan Bappelitbangda akan menindaklanjuti semua inovasi yang terdaftar supaya dapat di aplikasikan.
Kepala Bappelitbangda juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Juri Prof. Dr. Herie Saksono M.Si. Peneliti Ahli Utama BRIN (Ketua tim juri), Anthonius Riva SE. M.Si. Analisis Kebijakan Ahli Muda BSKDN Kemendagri (juri 1), Sofyan Mokoginta, SH.,ME. Sekretaris Daerah (juri 2)Asisten II Setda Kotamobagu Noval C. Manoppo, para pimpinan OPD, para camat, lurah, kepala desa se Kota Kotamobagu serta seluruuh peserta IGA ke VII Kota Kotamobagu.
Selanjutnya pengumuman pemenang lomba inovasi daerah IGA Kota Kotamobagu tahun 2026. Daftar pemenang sebagai berikut:
KATEGORI PERANGKAT DAERAH:
1. Juara 1 Pemerintah Desa Bilalang I oleh Hj. Badaria Mokoginta (Sekolah Lansia “Mototabian”)
2. Juara 2 UPTD Puskesmas Gogagoman oleh Soemartini Soegihardjo (Kurma Rigawa Gemoy – Kunjungan Rumah Penderita Gangguan Jiwa dan Gerakan Minum Obat)
3. Juara 3 RSUD Kotamobagu (Moindoy – Monitoring Data dan Informasi Layanan RSUD Kotamobagu)
4. Inovator Terbaik oleh Marco Djaman, SH. dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (SIPP PERPUS – Sistem Informasi Pendaftaran Pengunjung Perpustakaan)
KATEGORI UMUM:
1. Juara 1 MAN 1 Kotamobagu oleh Nuri Aliqiya Laute, Zaskia Amelia Mokoagow, Siska Paputungan (FELAGO: Inovasi Bioleather dari Limbah Pelepah Pisang Goroho Sebagai Produk Fashion Berkelanjutan Untuk Pengenalan Budaya Bolaang Mongondow Melalui Teknologi QR Code)
2. Juara 2 SMK N. 1 Kotamobagu oleh Azis Al Jufri, Sriwahyuni Nahu, Almer Zaky Jamail Masagu, Naila Amira Tumbel (Smart Gas Leak Detector Rancang Bangun Perangkat Fisik Pendektesi Kobocoran Gas LPG Berbasis Internet Of Things – IoT)
3. Juara 3 STMIK MULTICOM Bolaang Mongondow oleh Handika Saputra, Mokoginta, Mohamad Alfajri Pelu (MONGOBASA AI: Asisten Belajar Bahasa Bolaang Mongondow Terintegrasi AI)
4. Inovator Terbaik oleh Ririn Kobandaha, S.Pd. (GRIYA ASRI – Gerakan Rumah Berdaya Melalui Aksi Sampah, Ruang Hijau dan Inovasi untuk Ketahanan Pangan Keluarga)















