Bangun Sinergi Terkait Desa Digital, Diskominfo Kotamobagu Terima Kunjungan Komisi I DPRD Sulut

Lintasindonesia.id, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu terus melakukan upaya peningkatan teknologi dibidang informasi untuk pembangunan digitalisasi informasi Pemerintahan khusus desa. Hal ini, dibuktikan dengan kunjungan Anggota Komisis I DPRD Provinsi Utara (Sulut) ke Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Kota Kotamobagu, Kamis 20 Januari 2022.

Kunjungan anggota Komisi I DPRD Sulut dipimpin Ketua Komisi I, Vonny Paat disambut langsung Kepala Diskominfo Kotamobagu, M. Fahri Damopolii, S.Kom., di Kantor Diskominfo Kotamobagu.

Menurut Kepala Diskominfo Kotamobagu, M. Fahri Damopolii, kunjungan anggota Komisi I DPRD Sulut dalam rangka sinergitas terkait program pembangunan digitalisasi informasi pemerintahan. “Kunjungan ini dalam rangka sinergi soal program digitalisasi pemerintahan khususnya desa,” kata Fahri.

Baca Juga:  Ny. Seska Budiman Kukuhkan Pengurus Dekranasda Boltim Periode 2021-2024

Fahri mengatakan, pihaknya menyambut baik program tersebut. Apalagi, Diskominfo Kotamobagu sudah menerapkan program desa digital. “Intinya kami mendukung  program pembangunan digitalisasi informasi pemerintahan. Jika akan diterapkan, kami tinggal melakukan sinkronisasi terkait data dan sarana pendukung lainnya,” terangnya.

Masih kata Fahri, sebelumnya, Diskominfo Kotamobagu mulai mengimplementasikan Program Desa Digital di 15 desa se-Kota Kotamobagu di awal tahun ini.

“Program Desa Digital memang masuk salah satu program prioritas kami di tahun 2022. Makanya di awal bulan ini kami mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk segera merealisasikan program ini, terutama di 15 desa se-Kota Kotamobagu,” kata Fahri Damopolii, S.Kom.

Baca Juga:  Wali Kota Kotamobagu Hadiri Pencanangan Duta Sulut Aman Tangkal Hoax, Extrimisme dan Politik Identitas

Program desa digital ini, lanjut Fahri dimulai dengan penggunaan sistem informasi desa untuk mempermudah layanan pemerintahan di tingkat desa, mulai dari layanan administrasi kependudukan, surat menyurat, pengarsipan, penyajian profil dan berbagai informasi desa, keuangan desa, hingga ke program bantuan di tingkat desa.

“Selain itu implementasinya juga tidak hanya terbatas untuk wilayah desa, tapi kelurahan juga bisa memanfaatkan ini. Sehingga kami akan menerapkan layanan sistem informasi ini untuk seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kota Kotamobagu,” pungkasnya. (*/Sem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *