Tahun ini, RSUD Kotamobagu Targetkan Pendapatan Rp 5 Miliar Per Bulan

Lintasindonesia.id, KOTAMOBAGU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu terus melakukan upaya memaksimalkan pelayanan kesehatan. Hal ini merupakan prioritas utamanya di tahun 2022 ini.

Kepala Bagian Umum RSUD Kotamobagu Tofan Simbala SFarm membenarkan hal tersebut. “Iya, kita memang sudah punya target untuk terus maksimalkan pelayanan kesehatan di RSUD, sebagai bagian dari perbaikan kinerja dari seluruh managemen dan tenaga yang ada di rumah sakit ini,” ungkap Tofan Simbala SFarm, Selasa 4 Januari 2022.

Dikatakan, perbaikan kinerja dengan memaksimalkan pelayan menjadi sebuah kewajiban, menyusul target dari Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kotamobagu, dalam hal pendapatan di angka Rp 5 miliar.

Baca Juga:  Sambangi Mapolres Kotamobagu, Wali Kota Tatong Berharap Polres Kotamobagu Dapat Bersinergi Dengan Pemkot dan Masyarakat

“Di tahun 2022 kita targetkan pendapatan rumah sakit bisa sampai di rp 5 Miliar setiap bulannya. Dimana, untuk tahun sebelumnya, angka pendapatan rumah sakit itu berada di Rp 2 miliar,” tambahnya.

Untuk bisa menaikkan angka pendapatan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kotamobagu pada nilai rp 5 miliar, Tofan menambahkan, kalau jumlah kunjungan pasien di RSUD yang di tahun 2022 ini telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD itu harus bisa lebih meningkat.

“Makanya, konsekuensi agar warga yang datang berobat di rumah sakit ini bisa mengalami peningkatan, adalah perbaiki pelayanan yang ada di rumah sakit. Hal ini sudah menjadi penegasan kami di setiap tenaga Kesehatan maupun tenaga operasiponal yang ada di rumah sakit ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Tahun Ini, Ruas Jalan Kartini Akan Ditingkatkan

Tofan Simbala mengaku optimis, kalau angka pendapatan Rp 5 miliar setiap bulan, bisa didapatkan oleh mereka. “Kita ambil contoh, di rumah sakit swasta saja, pendapatan mereka bisa ada di angka Rp 1 sampai 1,5 milyar per bulan. Kenapa kita tidak bisa?, ini berarti ada pelayanan di rumah sakit ini yang kita evaluasi. Makanya, harus ada peningkatan pelayanan agar jumlah kunjungan di rumah sakit ini bisa bertambah,” paparnya. (*/Sem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *